M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum

M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. (lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952; umur 68 tahun) adalah wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia yang pernah menjabat sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia Menggantikan Ketua KPK Antasari Azhar, Busyro dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden RI pada 20 Desember 2010. Sebelumnya, Busyro merupakan ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010.

M. Busyro Muqoddas lulus Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia pada tahun 1977. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (MPM UII).

M. Busyro Muqoddas mengawali karier di bidang hukum pada tahun 1983 sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986-1988), dilanjutkan sebagai sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990.

Gelar Magister Hukum diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada tahun 1995. Pada tahun 1995-1998 ia menjabat sebagai Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Bapak dari tiga anak ini pernah mengikuti Pelatihan Investigasi Pelanggaran HAM Berat (2004) dan peserta pra-pelatihan internasional dalam bidang Human Rights, Conflict Transformation and Peace Promotion in Norwegia yang diselenggarakan oleh Dirjen Perlindungan HAM, Departemen Hukum dan HAM RI bersama dengan Institute of Human Rights, University of Oslo Norwegia, di Bogor (2004). Busyro yang memiliki hobi membaca buku dan olahraga, pada 2008 meraih penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA).

Pada 25 November 2010, Busyro Muqoddas terpilih sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia, setelah melalui proses pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat mengalahkan calon lainnya, yakni Bambang Widjojanto. Dia kemudian juga terpilih sebagai Ketua KPK mengalahkan Bibit Samad Riyanto dan M. Jasin.

Biografi Singkat

Pendidikan :

  • Magister Hukum dari Fakultas Hukum, Universitas Gajah Mada, 1995
  • Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1977

Karir :

  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 2010
  • Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia (2005-2010)
  • Anggota Dewan Etik Indonesia Court Monitoring (ICM) Yogyakarta (2000-2005)
  • Anggota dewan Kode Etik IKADIN Yogyakarta (1998-2000)
  • Ketua Delegasi dekan Fakultas Hukum se-Daerah Istimewa Yogyakarta.
  • Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan Laboratorium LKBH Universitas Islam Indonesia Fakultas Hukum, 1995-1998
  • Wakil Dekan I, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990
  • Wakil Dekan III, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986-1988)
  • Direktur Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1983.
  • Anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia
  • Penghargaan : Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) di tahun 2008.

Busyro Muqoddas merupakan seorang tokoh hukum Indonesia kelahiran Yogyakarta 17 Juli 1952 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi 2011-2014.

Pendidikannya diselesaikan di kampung halamannya, mulai dari TK tahun 1956 di TK ABA Suronatan, SD Muhammadiyah Ngupasan lulus tahun 1964 lanjut dengan SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 1 tahun 1968.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah pria yang gemar membaca buku dan olah raga ini memutuskan untuk mengambil bidang hukum saat melanjutkan kuliahnya di Universitas Islam Indonesia  Yogyakarta tahun 1972 dan lulus tahun 1977 meraih gelar Sarjana Hukum,  tahun 1990 Magister Hukum juga digenggamnya setelah menyelesaikan pendidikan di  Universitas Gajah Mada yang ditempuh sejak tahun 1985, gelar pendidikannya di ilmu hukum dilengkapinya dengan gelar doctoral dari Universitas Islam Indonesia yang didapatnya tahun 2010.

Selain pendidikan secara formal peraih penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) di tahun 2008 ini juga mengikutiĀ  berbagai pelatihan, sebut saja Pelatihan Investigasi Pelanggaran HAM Berat yang diikuti di tahun 2004. Ketika tahun 2004 Dirjen Perlindungan HAM, Departemen Hukum dan HAM RI bersama dengan Institute of Human Rights, University of Oslo Norwegia membuat pra-pelatihan internasional bidang Human Rights, Conflict Transformation and Peace Promotion in Norwegia yang diselenggarakan di Bogor Busyro juga tercatat sebagai peserta.

Selama pendidikannya di Universitas Islam Indonesia Busyro Muqoddas tercatat sebagai Anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia tahun 1973-1975, di civitasnnya Busyro juga menggeluti pekerjaan di dunia pendidikan sekaligus memulai karier hukum antara lain sebagai Direktur LKBH dan Pusdiklat Universitas Islam Indonesia, Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia dan juga sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Aktif sebagai anggota di Muhammadiyah tahun 1972 Busyro Muqoddas pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah selama 2 tahun, ayah tiga orang anak ini juga duduk sebagai  Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak tahun 1985 sampai tahun 1990. Anggota Dewan Kode Etik IKADIN (Ikatan Advokat Indonesia) Yogyakarta dan juga anggota Dewan Kode Etik ICM (Indonesia Court Monitoring) Yogyakarta ini menjabat sebagai Ketua di sebuah komisi yang berwenang menjaga kehormatan hakim Komisi Yudisial selama 5 tahun sejak tahun 2005 sebelum akhirnya menggantikan Antasari Azhar, dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden RI pada 20 Desember 2010 sebagai  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi untuk tahun 2010-2011.

Do You Like This Articles ? Share it ..!!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*